Kepada Siapa Kita Bermuara
(foto:Pantai kabamba)
Aku milik siapa
Kita melangkahi
hari-hari yang kelam
Menerjemahkan
khayalan
Memaknai tanda
jiwa
Dengan seberkas
cahaya yang menembus
Dibalik jendela
kamar
Kepada siapa
kita kembali
Dari benda yang
sangat hina
Kita lahir
sebagai manusia
Dengan rupa
yang berbeda
Tapi taat
adalah pribadi masing-masing
Kemana langkah
kita kan berakhir
Di atas
sajadah?
Dilembah
dusta?
Ataukah di
derma bimbang
Untuk siapa
langkah kita
Dengan raga
yang lemah
Tanpa kuasa
atas diri
Kita milik
siapa
Adakah kuasa
penuh atas diri yang hina
TIDAK
Dia, kekasihku
Ditulis, kala malam kian manis
oleh Jumadil Aziz

Tidak ada komentar:
Posting Komentar